That's The Way of Li(f)e

  • Archive
  • RSS
  • bertanya?
banner
If you get this, you are awesome!
Pop-upView Separately

If you get this, you are awesome!

  • 3 weeks ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Suatu hari saya bertanya pada seorang teman,
“Kapan kita dewasa?” dan diapun menjawab dengan tenangnya “besok”,
Keesokan harinya, saya bertanya lagi pada dia,
“Kapan kita dewasa?” dan diapun menjawab dengan senyumnya “besok”.

Dan pada akhirnya, kita berdua tidak pernah jadi dewasa.

Forever young! Saya dan Tri Hadinata.
  • 3 weeks ago
  • 2
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Diagram Venn

Probabilitas yang digunakan dari jiwa manusia ketika berhadapan dengan masalah :

notes :

bukan gambaran ilmiah, melainkan curahan hati agar dikira intelek dan kamuflase dari kesan melankolis.

    • #ngoh
  • 1 month ago
  • 1
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Sekedar Konservatif

kurang lebihnya, demikian.

  • 2 months ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet
sekedar optimisme saja.
Pop-upView Separately

sekedar optimisme saja.

    • #Gedung4
  • 2 months ago
  • 1
  • Permalink
  • Share
    Tweet
Hal yang paling produktif untuk para lajang menghabiskan akhir pekan.
View Separately

Hal yang paling produktif untuk para lajang menghabiskan akhir pekan.

    • #Gedung4
  • 3 months ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Sedikit Bercerita

Cuplikan dari film The Shawshank Redemption

“Pertama kali, kau membencinya.

Lalu kau terbiasa dengan tempat ini.

Dan seiring waktu berlalu,

kau jadi bergantung pada tempat ini.”

analogi yang sama barangkali berlaku disini.

Semoga cepat “terbebas” dan sukses selalu untuk kita semua.

    • #Gedung4
  • 3 months ago
  • 4
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Keliling Jawa (Part IV - Blitar dan Malang)

Masih 21 Desember 2011, hari ke tiga perjalanan keliling Jawa.

Tujuan utamanya masih menuju kota Malang dengan jalur muter dulu ke Sragen dan Blitar. Setelah perjalanan panjang muter dari rute semula tibalah kami di Sragen dang singgah sebentar di sebuah mesjid yang cukup besar.

Setelah solat subuh (tumben) kami pun bercakap-cakap dengan penjaga mesjid, dan bercerita tentang perjalanan kami tersesat semalam di Tawangmangu, penjaga mesjidnya pun berkata “Kemarinya, 3 hari yang lalu ada warga setempat juga yang meninggal karena kedinginan” D’ooh~ warga setempat aja meninggal karena kedinginan apalagi kami yang pendatang.

Sebelum kami melanjutkan lagi perjalanan pada jam 7 pagi kurang, penjaga masjid itu pun berpesan pada kami, kurang lebihnya seperti ini

“Insayaallah perjalanan kalian akan selamat hingga tempat tujuan, karena kalian singgah di tempat Allah, bukan ditempat-tempat maksiat.”

(Mang Ujang, penjaga Masjid)

Mendengar seperti itu kami pun senang dan tenang, (tapi benar saja “singgah di tempat Allah”, kemudian malamnya nanti kami menginap di sebuah mesjid di Kota Malang. haha, Alhamdulillah nyaman.)

Jam 7 lebih pun akhirnya kami tiba di Jawa Timur dan jam 11.20 akhirnya kamipun tiba di komplek makam Soekarno di Blitar, sebenarnya tujuan ini tidak direncanakan hanya saja ya.. ada hikmahnya juga tersesat muter arah :D

nih, depanya

Lorong masuknya

Patung Soekarno

Kolam dan bagian tengahnya, kiri foto ada ukiran sejarah Soekarno dari kecil hingga besar.

Ini makamnya

Foto Soekarno yang terdapat di museum foto Soekarno, terletak paling depan diantara foto yang lain dan juga yang paling mistis!

Jika kita lihat dari samping makan di bagian dadanya dari canvasnya bergerak seakan menandakan jatung yang berdetak, padahal diruangan sana ga ada angin masuk dan kalo kita melihat matanya dengan berjalan melintang didepanya, seakan-akan lukisannya memandang mata kita. cool !

#foto di crop, piguranya tidak terambil :p

Setelah puas dengan perjalanan yang inspiring banget di komplek makam Soekarno jam 12.30an pun kami pun melanjutkan perjalanan lagi menuju Kota Malang.

Jam 16.50 tiba di Kota Malang, cari penginapan keliling Kota Malang dilihat dari transportasinya kota ini sungguh cozy sekali, hingga jam 19an belum nemu juga penginapan yang pas di hati, makan dulu di Baso bakar trip malang, In The Name of God! makananya enak beud dah dengan harga yang sangat memuaskan pula. Setelah makan, kami pun melanjutkan pencarian lagi hingga pada akhirnya menginap di sebuah Mesjid yang ada kamar khusus musafirnya dengan harga infaq 30.000 per orang (kapan lagi tidur gratis, berpahal pula), Alhamulillah sangat nyaman sekali tidurnya. hahaha 

nih, foto papan dan penampakan siangnya

Dan kami pun akhirnya bermalam disini sehari.

maybe continued…

    • #traveling
    • #KelilingJawa
  • 4 months ago
  • 1
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Keliling Jawa (Part III - Lost In Central Java)

21 Desember 2011, hari ke dua perjalanan keliling Jawa.

Tujuan utamanya adalah dari Jogja menuju Malang, sebelumnya (rencananya) transit dulu di Solo dan Tulungagung.

Jam 23.30 an akhirnya tiba di kota Solo. Rencananya sih ingin icip-icip ceker ayam yang hanya buka jam 01.00 tengah malam yang konon katanya terkenal  dan menemani janjian ketemuan si Iskanadar dengan penjual batu.

Sambil menunggu jam satu, bener-bener dihabiskan dengan tidak jelas, bolak balik jalan yang sama dan hunting wanita tuna susila (entah banci :p) dan pra-event makan ceker dengan makan nasi goreng terlebih dahulu di depan gang tempat lokalisasi, ga beres!

Sambil makan, Iskandar transaksi perbatuan isi bensin lalu berangkat menuju tempat ceker, sialnya kami belum juga bisa menemukan yang jualanya. Bertanyalah kami pada seorang tukang becak.

Irwan : “Pak, numpang nanya kalo yang jual ceker yang bukanya jam satu dimana ya pak?”

Becak : “Om nya tinggal lurus aja, lampu merah satu.. dua.. sisi jalan!”

Irwan : “Jadi kalo patokanya apaan ya pak?”

Becak : “Ya, Om nya tinggal lurus aja, lampu merah satu.. dua.. sisi jalan!”

Bener-bener ga jelas, yang nanya nya ga jelas jawabanya juga ga jelas. Akhirnya mobil terus jalan saja dan hingga menemukan sebuah tenda cukup besar.. sisi jalan! lengkap dengan calon pembelinya yang sudah mengatri dan parkiran mobil yang  bukan sekedar mobil bo’ongan (yaiyalah!)

Foto pose Iskandar dengan batu barunya dan tim ekspedisi ceker ayam.

Sedikit review dari seorang yang bukan pecinta ceker ayam. Nama tempatnya ceker ayam Bu Kasno, bukanya jam satu. Kalo yang ceker Rp 15.000an dapet ceker sepiring (cukup banyak) dan teh manis Rp 3000. Walaupun tempatnya sangat tidak cozy tapi rasanya enak dah.

Beres ber-ceker-ria perjalanan panjang kami pun berlanjut. Rute yang akan kami tempuh “seharusnya” Solo - Tulungagung - Malang. Cerita punya cerita, jam 03.00an kami tersesat di jalan menuju Tulungagung, tepatnya di Tawangmanggu. Kontur jalan mirip kayak yang di “Tokyo Drift”, menanjak, curam, sekelilingnya perkebunan dan tidak ada kendaraan lain yang melintas di sepanjang ruas jalan ini, Joooh~. Hingga pada akhirnya menemui rumah warga, bertanya jalanya dan benar saja.. jalanya benar, hanya saja rute tanjakannya masih panjang dan dengan pertimbangan mobil, Adit pun membalikan mobil dari tujuan semula, “Tokyo Drift-Part II, turunan” hingga pada 03.36 menemui sebuah polsek, tanya-tanya jalan dan FIX, amanya muter dan perjalanan masih sangat jauh lagi!

Menuju Sragen - Blitar - Malang.

    • #traveling
    • #KelilingJawa
  • 4 months ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Keliling Jawa (Part II - Gunung Merapi)



20 Desember 2011, hari ke dua perjalanan keliling Jawa.

Tujuan utama hari ini adalah Gunung Merapi dan Malioboro.

Kesalahan fatal sebagai seorang alergian dingin dimulai dengan percakapan dengan seorang teman,

Saya  : “Mug, bawa jaket ga?” (sambil mengemas barang)

Mugni  : “Enggak lah, ngapain? lagian di sana panas!”

Saya : “Oh..” (dengan polosnya meng-iya-kan)

Jam 9 berangkat dan akhirnya jam 11.41 pun tiba di tempat pendakian

sebelumnya…

“Gunung adalah bukit yg sangat besar dan tinggi

(biasanya tingginya lebih dr 600 m)”

-Kata KBBI

Logikanya, udara disana terasa dingin.

 dan

“Merapi berasal dari kata api yang ditambah imbuhan Me- adalah panas dan cahaya yang berasal dari sesuatu yg terbakar”

- Lagi-lagi kata KBBI

Tertulis, panas!

Bila digabung, bayangannya berarti Gunung Merapi adalah tempat dengan ketinggian tinggi dengan udara yang panas,

ternyata eh ternyata..

 sekedar gambaran

Gambar diatas adalah pos tertinggi dari jalan gunung merapi yang kita lalui, udaranya dingin, berkabut dan becek-becek gerimis gimana gitu~

Foto gangster yang baru turun gunung, saya sih tetep di pos terakhir aja takut-takut gunungnya meledak tiba-tiba jadi saya bisa menyelamatkan diri lebih dulu :p


Space khusus buat Mugni Gozali (2009410068)

Akhirnya pada pukul 12.40 kamipun terpaksa pulang dengan kondisi basah kuyup karena turun hujan lebat.
Jam setengah dua tiba di malioboro, masih dengan hujan yang setia menemani dibulan Desember.
Dan 15.54 kamipun kembali ke mes untuk beristirahat sejenak dan bersiap-siap berangkat menuju Solo pada pukul 23.30
maybe continued
    • #traveling
    • #KelilingJawa
  • 4 months ago
  • 1
  • Permalink
  • Share
    Tweet
← Newer • Older →
Page 1 of 2

Logo

Portrait/Logo

About

"Bisa jadi konten dalam web ini hanyalah kebohongan belaka."

Me, Elsewhere

  • @undagikausar on Twitter
  • Facebook Profile
  • undagikausar on Foursquare

Twitter

loading tweets…

Following

I Dig These Posts

See more →
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • bertanya?
  • Mobile

Effector Theme by Carlo Franco.

Powered by Tumblr